winerwin

Strategi SPMB: Kuncinya Adalah Kerajinan Anda

Juli 13, 2007 · & Komentar

Yeah! Hari ini, Kamis, 5 Juli 2007 adalah hari penghabisan masa-masa saya di SMA. Sejak bertapa mulai dari lima bulan yang lalu, hari inilah hari yang benar-benar membebaskan karena hasil dari curahan keringat darah saya selama ini benar-benar dapat saya tuangkan seutuhnya di lembar jawaban SPMB, terlepas dari bagaimana kelak hasilnya. UN dan UAS menurut saya jika dibandingkan dengan perjuangan di SPMB tidak ada apa-apanya. Setelah melaksanakan UN dan UAS, hasil sudah dapat diketahui dengan pasti: “lulus”. UN dan UAS penuh dengan kisi-kisi soal layaknya sebuah institusi yang ketakutan anak didiknya tidak lulus. Sebaliknya, SPMB penuh dengan perjuangan yang saya ibaratkan dengan “keringat darah”, karena memang untuk mempersiapkan diri demi SPMB dibutuhkan ketekunan, ketahanan, dan kerajinan tingkat tinggi.

Untuk merayakan hari dimana akhirnya saya bisa “menutup buku SMA”, saya ingin membagikan strategi belajar yang telah saya terapkan selama ini untuk persiapan SPMB. Strategi ini saya anggap sangat efektif sehingga saya sangat berharap supaya teman-teman yang tahun depan akan mengikuti ujian SPMB dapat memiliki arahan dan pandangan yang lebih jelas untuk mempersiapkan yang terbaik demi mengahadapi SPMB kelak.

Sebelum membaca lebih jauh, tanyakan terlebih dulu kepada diri anda:
1. Apakah anda memiliki kemauan keras untuk masuk perguruan tinggi negri?
2. Apakah anda mempunyai ketekunan, ketahanan, dan kerajinan yang tinggi?
Jika jawaban dari kedua atau salah satu pertanyaan tersebut adalah TIDAK, JANGAN teruskan membaca tulisan ini, karena akan sia-sia.
Jika jawaban dari kedua pertanyaan tersebut adalah YA, LANJUTKAN membaca tulisan ini karena sangat mungkin anda akan mendapatkan sesuatu didalamnnya! Baca terus →

→ 16 CommentsKategori: Uncategorized

Transportasi Ala Merah Putih

April 30, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebuah ungkapan lama yang punya makna mendalam, “Anda dapat menilai suatu negara dari sarana transportasi umum yang dimilikinya,” dan ungkapan itu dapat dibuktikan misalnya di negara kita sendiri, Nusantara. Bagaimana kondisi sistem transportasi di Indonesia? Apakah sudah mencerminkan ciri masyarakat madani? Memiki lebih dari 250 juta penduduk, Indonesia masih belum dapat menyediakan sarana transportasi massal yang memadai bagi warganya. Kota-kota besar di Indonesia mengumpulkan jutaan penduduk yang sampai menyesakkan suasana, dengan demikian meskipun sudah sangat banyak ojek, bajaj, metromini, bus kota, dan bus-way, tetap saja dirasa tidak mencukupi bagi warganya. Kendaraan-kendaraan umum tersebut justru menjadi penyebab kemacetan akut di kota-kota besar yang tentunya sangat menganggu produktivitas masyarakat. Sebaliknya di kota-kota kecil atau pedesaan, jangankan mengharap sarana transportasi massal, seringkali jalan raya pun hanya berupa batu-batu yang tidak diaspal bahkan tanah merah saja.

Indonesia adalah negara yang penuh fenomena. Di berbagai media massa anda akan sering menemui berita-berita betapa sulitnya hidup dan mencari nafkah di Indonesia, meskipun itu sekedar untuk sesuap nasi. Di jalan raya anda akan menemui banyak sekali mobil pribadi yang luar biasa mewah, dan dikendarai oleh satu atau dua orang saja. Golongan ekonomi menengah ke atas di Indonesia menganggap mobil pribadi adalah satu-satunya alat transportasi yang layak. Transportasi umum dipakai kalau terpaksa saja. Itu jelas persepsi yang salah, tetapi persepsi tersebut bukan datang dengan sendirinya, melainkan dibangun oleh kondisi transportasi di negara kita sendiri yang dikenal tidak aman dan berantakan.

Tidak ada jalan lain bagi pemerintah untuk mengatasi kekacauan transportasi di Indonesia selain menciptakan kondisi yang mendukung masyarakat untuk menggunakan sarana transportasi umum, yaitu infrastruktur transportasi yang rapi, mencakup seluruh lapisan masyarakat, dan aman. Indonesia harus belajar banyak dari MRT Singapura yang sudah diterapkan sejak 7 November 1987. Tidak mungkin serentak di semua daerah tentunya, tetapi mulailah dulu dari kota-kota besar yang benar-benar membutuhkannya, seperti ibukota.

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Beberapa Foto Kota Yogyakarta

Maret 19, 2007 · & Komentar

Tahun lalu, sempat saya singgah sebentar ke Kota Yogyakarta, tepatnya di tempat perhentian bus pariwisata yang terletak berdekat-dekatan antar stasiun kereta api Yogyakarta dan Jalan Malioboro yang tersohor itu. Berikut foto-fotonya:

Baca terus →

→ 24 CommentsKategori: Uncategorized

Indonesia Tanah Air Beta

Maret 18, 2007 · & Komentar

National Geographic Channel

Menonton tayangan National Geographic: Wild Indonesia, langsung saja saya teringat akan kekayaan alam Indonesia yang patut diacungi jempol. Orang barat pun mengakui keindahan alam Indonesia, disebutkan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang mempunyai macan dan kangguru sekaligus dalam wilayahnya; artinya jelas bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah keanekaragaman hayati terbaik di dunia, bahkan lebih baik dari Afrika.

Semua penduduk Indonesia tahu, kalau Nusantara dianugerahi alam yang luar biasa mewah dari Sang Pencipta. Semua orang mengakui kalau di Indonesia, tongkat dilempar ke tanah pun dapat tumbuh. Tapi kenapa ada saja sebagian masyarakat Indonesia yang merasa malu akan ke-Indonesiaannya? Malu karena Indonesia tidak se-glamour Amerika atau negara-negara Eropa lainnya. Malu karena di Indonesia merajalela korupsi dan ekonomi yang kurang dibandingkan negara-negara superpower tersebut. Tidak lain itu adalah pengaruh media yang dikuasai oleh Amerika, media tersebut memang besar pengaruhnya dalam memprogram pikiran penduduk dunia, ambil saja contoh saluran musik televisi yang dicap sebagai program tv anak gaul. Itu saja sudah besar pengaruhnya bukan?

Baca terus →

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized

Guru-pun Takluk Kepada UN!

Maret 7, 2007 · & Komentar

Saya mengenal seorang guru Bahasa Indonesia di sebuah SMA terkenal di Jakarta, yang menurut saya adalah sosok seorang guru yang ideal, memiliki pikiran yang terbuka, tidak begitu saja tergantung kepada silabus-silabus pengajaran, mengajarkan kepada muridnya logika berpikir dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar, dan tidak mengajar ala ‘text-book minded’ belaka. Guru ini sanggup mengatasi kejenuhan belajar Bahasa Indonesia yang sering dialami murid menjadi pelajaran yang lebih menantang pikiran untuk berbahasa dengan baik. Baca terus →

→ 6 CommentsKategori: Uncategorized

Imlek 2558: Indonesia Bersatu!

Februari 18, 2007 · & Komentar

Indonesia telah resmi keluar dari diskriminasi etnis sejak pertengahan tahun 2006 dengan dicabutnya peraturan pemerintah yang mendiskriminasi. Kini, Imlek lega dilaksanakan di negri Nusantara ini. Imlek menjadi hari libur nasional, acara-acara perayaan Imlek yang kental pun terlaksana dimana-mana. Sangat meriah! Etnis Tionghoa memang sebenarnya sejak dulu kala bergaul akrab dengan penduduk Pribumi. Terlihat jelas banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang turut mati-matian membela tanah air untuk melepaskan diri dari tangan penjajahan. Penduduk Pribumi dan pendatang Tionghoa adalah sama: sama-sama menderita akibat penjajahan, sama-sama berjuang hingga tetes darah penghabisan demi kemerdekaan Indonesia. Hanya pada zaman orde baru saja dimulai pendiskriminasian etnis yang sangat tidak adil. Untunglah Gus Dur berani bertindak revolusioner dengan melepas pengekangan yang kuat terhadap etnis Tionghoa tersebut.

Kini zaman dimana negara-negara di dunia terus bersaing ketat. Yang tekun bekerja mati-matian akan menang, yang malas-malasan atau bahkan saling menghancurkan di negaranya akan tertinggal jauh. Diskriminasi etnis sudah seharusnya hilang dari pikiran masyarakat Indonesia. Bukankah motto negara kita adalah “Bhineka Tunggal Ika”? Biarpun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua. Pehatikan, biarpun di Indonesia dari Sabang sampai Merauke tersebar ratusan etnis, dimana etnis Tionghoa adalah salah satu dari sekian banyak itu, Indonesia tetap harus bersatu. Mendiskriminasi adalah penyakit yang sama sekali harus dibrantas. Paling penting, jangan melakukan generalisasi. Ada seseorang dari etnis tertentu yang sikapnya tidak mengenakan kita, oke dia tidak perlu kita beri simpati, tapi jangan sampai orang itu mengubah keseluruhan persepsi kita tentang suatu etnis. Jangan sekali-kali.

Diskriminasi hanya menyebabkan ketegangan yang tidak menentramkan hati, tenaga yang seharusnya bisa dipakai untuk hal-hal produktif yang membangun bangsa disia-siakan dengan tindakan ofensif. Mari kita katakan tidak terhadap semua diskriminasi. Betul, jika anda tidak ingin didiskriminasi, jangan mendiskriminasi. Mari kita besatu-padu membangun bangsa dan menuju Indonesia bersatu!

Gong Xi Fat Choi! Semoga di tahun baru ini anda senantiasa memperoleh kemakmuran!

→ 2 CommentsKategori: Uncategorized

Ubuntu, Mutiara yang Terabaikan

Februari 18, 2007 · & Komentar

Karena pengaruh doktrin wadehel yang kuat sekali, saya akhirnya terpengaruh mencoba melakukan aksi jihad melawan pembajakan software. Dengan nekat saya mencoba memesan satu paket berisi cd installer ubuntu di website www.ubuntu.com. Saya pikir kiriman paket itu akan lama sekali datangnya, mungkin bisa 6 bulan baru sampai karena tempat diadakannya pembagian paket gratis itu ada di Belanda. Ternyata dalam waktu 1 – 2 bulan paket berisi 5 buah cd installer ubuntu for pc, 3 buah cd ubuntu installer for 64 bit pc, dan 2 buah cd ubuntu installer for mac sampai.

Pertama kali saya mencoba versi live-cd ubuntu, dan kesan pertama saya operating system ubuntu ini menarik sekali. Terpesona saya melihat video wawancara dengan Nelson Mandela. Hanya saja ada kesan buruknya: speaker komputer butut saya tidak bisa berbunyi dengan sempurna. Speaker satelit kanan normal, namun satelit kirinya berbunyi “piiipp” yang tidak mengenakan telinga. Awalnya saya pikir, “Ah ini kan hanya live-cd, bukan versi betulannya, kalau sudah di-install ke harddisk mungkin bisa normal.” Tetapi dugaan saya salah. Setelah mencoba meng-install ke harddisk, masih saja tetap seperti itu. Kemudian saya mencoba membuka file mp3 dari partisi berformat NTFS bekas windows dulu, ternyata tidak bisa juga! Kemudian saya mencoba memainkan VCD dari cd-rom, ternyata tidak jalan! Baca terus →

→ 3 CommentsKategori: Uncategorized