winerwin

Kunjungan ke BATAN dan Teori Fisika Nuklir

Desember 29, 2006 · & Komentar

Hai, sebagai postingan perdana saya di wordpress, saya coba bagikan hasil kunjungan saya ke BATAN Yogyakarta dan sedikit teori fisika nuklir (dengan 4 pic).

BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) telah memiliki tiga reaktor nuklir yang ketiganya berjenis reaktor riset (ingat, riset saja loh bukan PLTN – Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir). Ketiga jenis reaktor tersebut adalah Reaktor GA Siwabesi di Serpong, Reaktor Trigamark di Bandung, dan Reaktor Kartini di Yogyakarta. Di Indonesia, lembaga atom terbuka untuk umum, bisa dikunjungi selama ada perjanjian resmi. Untuk informasi lebih lengkap mengenai BATAN, silahkan kunjungi website BATAN.

Inilah tempat gedung utamanya, setelah turun dari bus saya dan rombongan diberi peringatan oleh petugas untuk tidak membawa masuk benda-benda yang terbuat dari logam, dengan tujuan agar ketika kami keluar dari tempat ini, kami tidak membawa radiasi. Lalu kami masuk ke gedung ini untuk diberi perkenalan, ceramah tentang reaksi fusi dan fisi nuklir, tentang PLTN, keuntungan dan kerugian PLTN, dan sedikit pencerahan sebelum melihat-lihat tempat lainnya. Ini gambar gedungnya:



Sedikit penjelasan tentang PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir):

PLTN bekerja dengan memanfaatkan dua macam fenomena fisika atom, yaitu

  1. PLTN yang memanfaatkan reaksi fisi nuklir. Fisi nuklir adalah reaksi pembelahan satu inti atom berat menjadi dua buah inti atom yang lebih ringan dengan melepaskan sejumlah besar energi (panas). Contohnya adalah pembelahan inti atom uranium menjadi inti atom Barium dan Kriptonium (tidak pasti sebuah atom Uranium akan berfisi menjadi Barium dan Kroptonium, yang pasti akan menjadi 2 inti atom yang lebih ringan) (Note: Uranium adalah bahan dari bom atom ‘Little Boy yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang).
  2. PLTN yang memanfaatkan reaksi fusi nuklir. Fusi nuklir adalah reaksi penggabungan dua buah inti atom ringan menjadi satu inti atom yang lebih berat dengan melepaskan sejumlah besar energi Contohnya adalah penggabungan dua buah inti atom hidrogen menjadi satu inti atom helium (ini adalah reaksi yang berlangsung di matahari).

Sampai saat ini, manusia baru bisa membuat reaktor atom dengan reaksi fisi. Cara kerja reaktor nuklir fisi: inti atom berat (umumnya unsur yang dipakai adalah Uranium) ditembakkan sebuah proton berkecepatan rendah kedalam inti atomnya. Proton itu akan menempel di inti atom Uranium, menyebabkan inti atom Uranium yang awalnya bermassa atom 235 berubah menjadi bermassa atom 236. Uranium 236 ini adalah unsur yang sangat tidak stabil. Untuk menjadi stabil, Uranium 236 akan berfisi menjadi dua buah inti atom yang berbeda, misalnya saja atom X dengan massa atom 132 dan atom Y – 105, dengan hasil sampingan lagi sinar radioaktif alpha, beta, dan gamma yang berbahaya. Karena reaksi fisi melepaskan sejumlah besar panas, maka panas itu dapat mengubah air menjadi uap air yang kemudian akan dialirkan untuk menggerakkan generator listrik.

Bom atom hidrogen yang memanfaatkan reaksi fusi sudah berhasil dibuat oleh manusia, dan sudah ada uji cobanya, tapi membuat bom atom hidrogen (reaksi fusi tidak terkendali) dengan membuat reaktor fusi (reaksi fusi terkendali) adalah dua hal yang sangat berbeda.

Reaktor atom dengan reaksi fusi belum bisa dibuat (sekarang baru taraf penelitian) karena untuk melaksanakan sebuah reaksi fusi dibutuhkan suhu yang sangat tinggi, suatu kondisi yang belum bisa dibuat oleh manusia. Karena itu, reaksi fusi juga sering disebut dengan thermonuclear, artinya reaksi inti yang membutuhan panas.

Jika reaktor fisi berhasil dibuat, inilah yang kita sebut sebagai unlimited energy, karena bahan dasar reaktor fisi yang sangat mudah didapat (hidrogen berat /deuterium banyak terdapat di air laut), bandingkan dengan Uranium yang cukup terbatas keberadaaannya di muka bumi.

Keuntungan PLTN dengan reaksi fisi:

  1. Energi yang sangat besar dapat didapat dengan mengorbankan sejumlah kecil Uranium. Ingat persamaan E=MC2 . Energi yang dihasilkan dari satu kilogram uranium sama dengan 1kg x 300.000m/s x 300.000m/s = 900.000.000.000 joule. Energi ini tentu jauh lebih besar daripada energi yang dihasilkan minyak dengan jumlah yang sama.
  2. Energi yang bersih dari polusi udara

Kerugian PLTN dengan reaksi fisi:

  1. Bila terjadi kebocoran PLTN, dapat menjadi ancaman radiasi kepada masyarakat sekitarnya
  2. Limbah radioaktif yang harus mendapatkan penyimpanan ekstra hati-hati.

Keuntungan PLTN dengan reaksi fusi:

  1. Energi yang tidak terbatas
  2. Bebas limbah radioaktif (hidrogen akan berfusi menjadi helium)

Ayo kita lanjutkan jalan-jalannya!

Setelah keluar dari ruang rapat, saya dan rombongan diajak menuju reaktor nuklir,

Ini dia gedung reaktor nuklirnya

Ruangan reaktor ini dibuat sedemikian supaya tekanan udara di dalam ruangan lebih rendah daripada tekanan udara di luar ruangan. Tujuannya agar udara luar dapat masuk ke dalam, tapi udara di dalam reaktor (yang kemungkinan terdapat radiasi) tidak bisa keluar.

Penasaran reaktor nuklir itu seperti apa? Ini dia!

Indonesia masih belum mengoperasikan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) karena berbagai pertimbangan politik. Namun itu bukan berarti kalau Indonesia tidak mampu membuat sebuah PLTN. BATAN sudah lama didirikan, kurang lebih sejak tahun 1960, dan sampai sekarang Indonesia sudah mempunyai teknologi untuk membangun sebuah PLTN. Tentu kita semua berharap sumber energi yang luar biasa ini akan segera hadir di Indonesia bukan?

Kategori: Uncategorized

35 tanggapan so far ↓

  • wadehel // Desember 29, 2006 pada 1:56 pm | Balas

    mmmhh.. anu… itu.. kalo PLTN kan ada limbahnya? Banyak tidak? Trus nanti itu limbah mau dikemanakan? Perlu berapa lama untuk terurai dan aman?

  • winerwin // Desember 29, 2006 pada 2:14 pm | Balas

    Jumlah limbahnya jika dibandingkan dengan energi yang telah dihasilkan tentu akan dirasa cukup sedikit.

    Jangka waktu dimana suatu limbah radioaktif akan terurai sampai habis dan menjadi tidak berbahaya itu tidak bisa dipastikan, yang pasti akan sangat lama sekali dan bisa sampai puluhan ribu tahun.

    Untuk mengatasi limbah ini, biasanya limbah ini ditampung dulu dalam tabung timbal (sinar radioaktif tidak bisa menembus timbal), ditaruh di gudang yang tentunya dengan pengamanan ekstra ketat; setelah terkumpul, tabung-tabung tersebut dibawa ke lautan dalam dan ditenggelamkan.

    Wah rupayan ada yang tertarik juga nih :D

  • grandiosa12 // Desember 29, 2006 pada 2:28 pm | Balas

    oh itu toh reaktor nuklir..

  • om7ack // Desember 30, 2006 pada 4:20 am | Balas

    Sampai saat ini, manusia baru bisa membuat reaktor atom dengan reaksi fisi.

    loh.. perasaan waktu itu(beberapa minggu yang lalu) pernah ngeliat tayangan documentary tentan fisikawan di jerman yang udah berhasil bikin reaksi fusi koq. padahal itu ditayanginnya udah beberapa minggu yang lalu loh, dan pasti shootingnya sendiri kan udah jauh lebih lama sebelumnya kan?

    ah tapi saya kan cuma penongton :D ga ngerti deh :p

  • winerwin // Desember 30, 2006 pada 4:54 am | Balas

    wah om7hack lihat dimana tuh?

    ya mungkin itu baru percobaannya saja, kalau mau buat reaktor fusi kan harus bisa menjalankan reaksi fusi dengan aman, stabil, dan berkelanjutan.

  • Anang // Januari 3, 2007 pada 5:06 am | Balas

    saya pernah maen kesana.. takut kalo nuklirnya meledak huhuhu

  • lutvi // Januari 6, 2007 pada 5:57 am | Balas

    saya minta alamat batan yang diBandung selengkapnya terima kasih

  • winerwin // Januari 6, 2007 pada 6:06 am | Balas

    lutvi mungkin bisa kunjungi website resminya saja ya, coba cari alamatnya disana, kalau tidak tercantum telpon saja.

  • juliach // Januari 8, 2007 pada 12:54 pm | Balas

    Kenapa PLN tdk pakai tenaga angin/matahari/pasang surut air laut selatan aja? Tuh energi buanyak buanget + ngak ada limbahnya + cinta lingkungan.

    Just fyi sudah ada orang belanda (Castermans, No. HP-nya harus saya cari dulu) yg install generator listrik tenaga angin di ujung desa Tulamben, Bali (2002-2003) & di desa di Flores (nama desanya lupa).

  • win4sure // Januari 8, 2007 pada 2:24 pm | Balas

    Pertanyaan bagus Juliach!

    PLN tidak pakai tenaga angin karena tidak semua tempat mempunyai hembusan angin kencang yang bisa dimanfaatkan untuk memutar kincir. Perusahaan listrik di negara-negara Eropa seperti Belanda banyak memakai kincir angin karena memang iklim di sana mendukung. Indonesia bisa dikategorikan sebagai negara dengan kekuatan angin yang rendah. Kalaupun dipaksakan memakai kincir angin sebagai tenaga PLN, listrik yang dihasilkan pun akan sangat kecil, tidak sebanding dengan biaya perawatan+pembuatan kincir tersebut. Lalu, ada orang yang install tenaga listrik dengan kincir angin di sebuah desa itu memang memungkinkan, karena kebutuhan listrik di desa yang tidak terlalu besar; jika di aplikasikan ke daerah perkotaan tentu tida akan memadai.

    PLN tidak pakai tenaga matahari karena sampai saat ini solar cell yang berhasil dikembangkan hanya bisa menghasilkan sejumlah kecil listrik, yang pada kenyataannya hanya bisa di-aplikasikan untuk menyalakan kalkulator.

    Untuk PLN dengan tenaga pasang surut air laut selatan itu memang yang ingin digunakan oleh PLN Indonesia dan sedang terus dikembangkan. Namun tetap saja kita tidak bisa bergantung hanya kepada PLN tenaga pasang surut air laut, karena sekali lagi keterbatasan area yang mempunyai spesifikasi itu.

    18 tahun lagi cadangan minyak Indonesia habis, PLTN mau tidak mau akan menjadi pengganti PLTU yang menggunakan bahan bakar fosil.

    Sepertinya saudara juliach kurang setuju dengan PLTN ya?

    Berikut saya kutip sedikit dari http://www.energi.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1101088430&7 , demikian:

    ” Bagi sebagian anggota masyarakat, kata-kata nuklir mengandung rasa ngeri. Hal ini mudah dipahami karena pertama kali terjadi pemboman nuklir atas Hirosima dan Nagasaki tahun 1945 dengan korban jiwa yang tidak sedikit ”

    ” Gerakan anti nuklir biasanya dilatarbelakangi oleh adanya ketakutan terhadap kecelakaan nuklir. Sekecil apapun kecelakaan tersebut pasti akan dijadikan alat untuk kampanye anti nuklir. Pada umumnya aktivis anti-nuklir menolak untuk membuat perbandingan antara resiko PLTN dengan resiko kegiatan manusia sehari-hari yang lain. Padahal di dunia ini tidak ada kegiatan manusia yang bebas resiko, apakah itu mengendarai mobil, menumpang pesawat, membangun dan mengoperasikan pabrik kimia dan termasuk pula mengoperasikan PLTN. Semua kegiatan mengandung resiko, meskipun beberapa kegiatan memiliki resiko yang sangat kecil. Dalam hal pembangkit energi, secara teknis tidak ada pembangkit energi yang mempunyai faktor resiko lebih kecil daripada PLTN. ”

    ” Aktivitas anti-nuklir pada umumnya akan megeluarkan pernyataan-pernyataan yang sebenarnya keliru namun diucapkan secara berulang-ulang. Informasi y ang keliru ini bila tidak dikoreksi akan menjadi kontraversi dalam masyarakat. Sebagai “PLTN dapat meledak seperti bom atom “. Pada kenyataannya tidak mungkin suatu reaktor nuklir dapat meledak seperti bom atom. Hukum fisika tidak memungkinkan itu terjadi. Namun ketidakbenaran ini bila diucapkan berulang-ulang lambat atau cepat semakin banyak orang menerimannya. Contoh yang lebih aktual adalah khabar “akan terjadi penggusuran besar-besaran terhadap penduduk di sekitar calon tapak PLTN”. Padahal kenyataannya PLTN merupakan suatu industri energi yang relatif tidak memakan tempat dibandingkan industri energi lain. ”

    ” Secara obyektif, PLTN merupakan suatu industri energi yang relatif paling aman dibandingkan dengan industri energi yang lain. Namun oleh kalangan masyarakat anti-nuklir PLTN dianggap sebagai industri energi yang paling berbahaya. Sikap hati-hati tersebut misalnya dengan tidak berlaku gegabah dengan menggangap bahwa seluruh PLTN itu aman sebagimana 426 Unit PLTN yang sekarang beroperasi di dunia. Jadi setiap PLTN yang akan dibangun harus selalu diteliti dan diawasi kendalanya mulai dari sejak tahap persiapan, pengembangan dan pengoperasian. “

  • juliach // Januari 9, 2007 pada 8:50 am | Balas

    @ Win4sure
    Bukannya saya tidak setuju. Seperti yg anda uraikan bahwa nuklir bisa membankitkan tenaga yg sangat besar, cepat & relatif sangat murah, tetapi penguraian limbahnya juga relatif lama.

    Di Eropa sekarang ini orang sedang ramai-ramai mengunakan tenaga alam, mis : di Jerman, para arsitek memasang solar cell di (design) bangunan perkantoran, appartement & perumahan; di Swedia, mereka sudah mulai dengan biogasnya; di Perancis mulai dipasang kincir, dan biogas, dll. Saya rasa ini gunanya untuk mengurangi ketergantungannya ke PLTN & untuk mengurangi limbahnya.

    Bagaimana kalau di Indonesia juga diadakan persilangan ini, mis :
    - untuk si kaya yg punya gedung-gedung/perusahaan/pabrik, wajib memasang solar cell. Pemakaian listrik mereka khan banyak : untuk AC, lift, lampu yg kadang nyala 24 jam, bahkan mandi, dll.
    - untuk si miskin/yg kurang mampu (mis: yg pendapatannya kurang dari 3/4 jt rupiah/KK), bisa di suplai dgn PLN.

    Sudah saatnya kita mulai tidak tergantung pada PLN melulu untuk energi listrik ini.

    Saya tahu, ide ini bakal diprotes banyak orang, deh (khususnya orang kaya).

  • wiwit // Januari 14, 2007 pada 3:14 pm | Balas

    tolong kasih penjelasan tentang batan bandung. misalnya ada apa aja sih di dalamnya. dan fungsi alat-alat yang ada di batan bandung. soalnya saya diberi tugas buat makalah tentang batan bandung. and kasih tau alamatnya dong?

  • wiwit // Januari 14, 2007 pada 3:16 pm | Balas

    eh lupa tolong kasih tau jawabannyanya besok senin 15 januari 2007. please!!!

  • winerwin // Januari 14, 2007 pada 4:15 pm | Balas

    alamak saya juga gak pernah ke batan bandung, saya pernahnya ke batan jogja mas wiwit.

    coba kungjung http://www.batan.go.id, cari nomor teleponnya dari sana.

  • picked nur ika r // Januari 22, 2007 pada 12:30 pm | Balas

    wah mendink segera dibuat kan lumayan bisa menghemat devisa…
    lagian kan minyak yang ada bisa untuk kemakmuran masyarakat kita yang lagi kemiskinan…

    pemimpin kita jangan takut terhadap ini itu,,,

    think by ur self.

  • Zulianto // Januari 27, 2007 pada 7:07 pm | Balas

    Tolong BATAN lebih banyak mengulas peristiwa yang berhubungan kehidupan sehari-hari dengan lebih detail

  • tohri // Februari 12, 2007 pada 5:29 am | Balas

    aman dengan PLTN jika kita bisa membuat sisitem penguraian limbah dengan lebih baik, kei mari kita dukung

  • miranti // Februari 13, 2007 pada 5:28 am | Balas

    masalah limbah sih tenang aja,, misalnya isotop yang dipakai di reaktor nuklir itu Uranium,, biasanya kita beli uranium secara import,, dan aturannya,, limbah dari reaktor nuklir itu dikembalikan ke negara asal dimana kita membeli Uranium tsb (biasanya limbah padatnya),, untuk limbah cair dan gas, harus diolah lebih dulu, sampai aman untuk dibuang ke lingkungan sekitar,,,

  • sulis // Februari 24, 2007 pada 1:05 am | Balas

    buku referensi apa sih yg plng bermutu bagi mahasiswa teknik nuklir seperti saya

  • chyta // Maret 3, 2007 pada 5:12 am | Balas

    bukannya PLTN udah mo diganti sama ADS yang lebih ramah lingkungan?

  • Soyas // Maret 9, 2007 pada 5:54 pm | Balas

    Mbak Miranti, kalau benar limbahnya bisa dikembalikan ke negara asal, itu tentu menarik. Masalahnya, dengan kontrak yang seperti itu, lalu berapa harga bahan bakar yang harus kita beli? Saya yakin nggak bakalan murah. Coba bayangkan, negara AS saja masih pusing mau dimana menyimpan limbah nuklir mereka, juga negara-negara lain yang punya PLTN. Ini koq ada negara yang baik hati mau nerima limbah nuklir dari negara lain. Pasti ada maunya donk.

  • onie // Maret 13, 2007 pada 3:10 pm | Balas

    k@si t@u RESEPnya la,seperti obat tu….
    bolehhh khan????????

  • onie // Maret 13, 2007 pada 3:20 pm | Balas

    kalo blh tau pengaruh PLTN tu apa ya????
    trus nuklir tu apa ga bhya?
    resepnya apa?

  • Ruud Orlagh // September 19, 2007 pada 7:57 pm | Balas

    now we are fussing and now we are fightin. Ruud Orlagh.

  • linda // September 28, 2007 pada 2:29 pm | Balas

    “Jika reaktor fisi berhasil dibuat, inilah yang kita sebut sebagai unlimited energy, karena bahan dasar reaktor fisi yang sangat mudah didapat (hidrogen berat /deuterium banyak terdapat di air laut), bandingkan dengan Uranium yang cukup terbatas keberadaaannya di muka bumi.”

    saya agak binung, yang menggunakan bahan baku uranium itu yang menggunakan reaktor fisi atau fusi?

  • Mica Kingsley // Oktober 21, 2007 pada 9:07 pm | Balas

    your way to beautiful gir. Mica Kingsley.

  • Narlie // Desember 1, 2007 pada 5:55 pm | Balas

    Mau minta pendapat nicg…
    Saya adalah siswi kelas 3 SMA yang bentar lagi mau lulus.
    Dari dulu saya pengen banget ngwlanjutin kuliah di STTN Batan. Tapi keluarga saya belum mengijinkan. Mereka takut dengan berbagai macam resiko yang dapat disebabkan radiasi (terutama mandul).
    bagaimana saya harus menjelaskan bahwa nuklir tidak seseram yang mereka pikirkan ?
    Terima kasih.

  • nishiwaki // April 14, 2008 pada 1:13 pm | Balas

    waduhh mass…ma kasih atas penjelasanya>
    kebetulan bgt kemrn pas hari minggu tgl 13 april saya ma temen jalan 2 ke musium peledakan bom atom di hiroshima….selama ker disini dari dulu saya mg kpgn bgt liat musium bom atom itu…selama ini mg cuma denger ceritanya aja,
    dan alkhamdulillah kmrn bnr2 bisa kesampean pgi ke sana…dari hiroshima eki naik monorail sampe ke monumen cm butuh wktu 30 mnt…ongkosnya murah bgt cm 150 yen/orang>
    stlh sampe sana…nanti kita akan melihat sebuah gedung prefektur jaman doelou yg luluh lantak dihantam bom litle boy, dari depan memang tidak ada yg mengesankan…krna skrg dah di rehab dan mirip sebuah taman kota,arealnya cukup luas…mkn bisa menampung ratusan ribu orang— dan waktu kita masuk ke musium yg lokasinya berada plg belakang di area taman itu> sungguh tidak terbayangkan spti apa dahsyatnya bom atom itu…mnrt cerita itu baru bom atom yg berukuran kecil, daya ledaknya aja cuma sktr 20 kilo ton TNT [ saya sendiri tidak tau persis perhitunganya] …bandingkan dgn bom hidrogen buatan rusia yg daya ledaknya bisa mencapai 100 mega ton TNT…mmmmhhhh?/
    mkn daya ledaknya bisa mencapai radius 100km lbh dari lokasi peledakan>
    padahal litleboy saja cm menjangkau tidak lbh dari 5km…yg rusak berat cm radius 3km dari pusat ledakan…menurut cerita korbanya saja mencapai 140.000 orang yg tewas dan sktr 70.000 orang yg dinagasaki!
    dan yg plg memprihatinkan efek dari radiasi bom atom ini sungguh mengerikan sekli…dan jelas2 telah menyengsarakan banyak orang…banyak orang yg menderita penyakit kangker,hipertensi,kemandulan dan yg lebih mengerikan…bisa meyebabkan cacat fisik pada bayi yg dilahirkan….waktu kesana dgn mata kepala saya sendiri saya melihat banyak anak2 kecil yg mengalami cacat fisik dan mental yg sulit disembuhkan….dan katanya udah ada ratusan ribu orang yg menderita penyakit akibat radiasi dari ledakan bom atom tsb>
    jika anda mau saya bisa sharing foto di musium tsb dimana ada orang yg tanganya meleleh spti karet dan kulitnya mengelupas pnh dgn ceceran darah terkena udara panas dari ledakan bom atom tsb…sbnrnya dimusium tsb tidak diperbolehkan mengambil gambar oleh pihak penjaganya>tp saya ngikut orang2 barat aja…
    ini email saya herio1981jpng@yahoo.co.id
    salm kenal aja yaaa….peace!

  • majdi // Mei 4, 2008 pada 5:02 am | Balas

    Kami dari Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Brawijaya Malang rencananya akan melaksanakan kegiatan studi ekskursi pada awal Juli 2008. Sehubungan dengan itu, kami mohon informasi untuk prosedur yang harus kami lakukan untuk melakukan kunjungan di BATAN Yogyakarta beserta alamat lengkap dari BATAN Yogyakarta.
    Terima Kasih atas Bantuannya

  • oencex // Oktober 9, 2008 pada 4:45 am | Balas

    lam knl ni!Q anak teknik fisika mo nanya,blh ya! Kalo mo kerja dBatan Bandung bisa ga?Klo bs cara serta prasyaratna apa?Cz q kan anak fisika yang krg trhdp pengetahuan Nuklir… Makasih sebelumna..

  • oencex // Oktober 9, 2008 pada 4:47 am | Balas

    Oh ya,dan juga klo kerja praktek disana crna gmn?

  • Anjar Afif Afandi // Desember 6, 2008 pada 2:42 pm | Balas

    Wah, artikelnya bagus ne!
    Maaf, saya ngopy beberapa fotonya ya.
    makasih

  • putrajagad group // Mei 17, 2009 pada 4:50 am | Balas

    Kami sangat tertarik dengan BATAN,
    Kami Mahasiswa UIN Malang,
    Kapan-kapan mau main kesana pak.. Boleh tidak?………..

  • putrajagad group // Mei 25, 2009 pada 3:16 am | Balas

    Trimakasih Pak atas infonya………

  • thannie // September 12, 2009 pada 12:00 pm | Balas

    trima kasih buat BATAN yang telah sudi menerima mahasiswa dari Jember_UNEJ

Tinggalkan sebuah Komentar