winerwin

Kenapa Saya Memilih Blog

Januari 8, 2007 · & Komentar

Dulu sempat terpikir oleh saya untuk menghapus langganan koneksi internet di rumah dan menggantinya dengan mode dial-up saja. Saya pikir itu cukup untuk membuka wikipedia, dan beberapa website berita lokal yang cepat di-load. Alasan utamanya apalagi kalau bukan harganya yang selangit. Sudah begitu, bandwith juga sangat seret, membuat saya enggan membuka website internasional yang pada umumnya kaya akan flash, video plug-in, images (menunggu waktu loading sama dengan pemborosan waktu bukan?). Alasan lainnya adalah kejenuhan. Bosan karena tidak ada website menarik yang sesuai dengan kecepatan koneksi saya: kaya akan informasi dan cepat di load alias website yang mempunyai porsi text dominan. Saya sudah menjajal berbagai forum komunitas, pada awalnya saya merasa tertarik dengan beberapa forum, tapi ternyata lama-kelamaan terasa membosankan juga karena saya menemukan banyak thread-thread tidak bermutu dan reply-reply junk. Saya juga sudah mencoba beberapa maling-list untuk mencari alternatif suasana, ternyata di mailing-list saya menemukan lebih banyak lagi reply-reply junk!

Saat itu saya sempat berpikir kalau ternyata internet tidak begitu menarik. Orang bilang internet ada segalanya, ya memang benar tapi untuk membuka konten-konten bermutu dari mancanegara koneksi saya tidak cukup cepat! Beruntung suatu hari saya iseng-iseng muncul keinginan untuk menengok wordpress.com, bukan untuk membuat blog karena sebelumnya saya memang sudah mempunyai blog yang tidak aktif di layanan blogging milik google. Ya, tidak aktif, karena jarang saya menemukan konten menarik minat saya dari sana. Saya merasa tidak ada panduan untuk mengeksplorasi kekayaan blogosphere. Awal dari ketertarikan saya dalam blogosphere adalah adanya opsi “Bahasa Indonesia” dari halaman utama wordpress. Langsung terbesit dalam pikiran kalau saya akan bisa bertemu dengan blog teman-teman setanah air! Sungguh senang bisa membaca buah pikiran dari masyarakat Nusantara! “Id.wordpress.com” ternyata mengubah persepsi saya. Di halaman utama penyedia layanan blog dengan bahasa Indonesia itu tercantum daftar blog yang menarik untuk dikunjungi (hot blogs) dan daftar post yang menarik untuk dibaca (hot posts) yang ternyata setelah saya baca-baca isinya sangat informatif! Akhirnya saya menemukan website impian saya: informatif dan cepat di-load. Akan sangat rugi jika tidak baca artikel-artikel tersebut. Sungguh hal yang tidak saya duga-duga sebelumnya.

Melihat banyak teman-teman dari Nusantara yang tidak segan-segan membagikan pengalaman dan pikirannya disini, saya pun terdorong untuk ngeblog untuk menambah wawasan dan mengasah keterampilan menulis, keterampilan yang sangat berguna untuk mempertajam pikiran. Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada sumber inspirasi awal saya, yaitu dari blog sesepuh wadehel (wadehel.wordpress.com). Tulisan hel yang sangat menggelitik, selalu saja mengkombinasikan antara dakwah dengan kemaksiatan (waksss…) dan berorientasi kepada surga, dengan komposisi yang tepat menjadikan pesan-pesan yang ingin disampaikan bisa mengena kepada pembaca. Saya pun bisa tahu blog bermutu lainnya dari blogroll wadehel. Salut untuk sesepuh kita yang satu ini!

Juga fitur yang paling saya suka di wordpress ini adalah newsfeed. Mau itu blog baru yang isinya hanya beberapa potong kata, tetap saja secara default wordpress akan membuat RSS-nya. Dengan web-browser Opera, dengan lincahnya saya membaca rangkuman post sebuah blog, jika itu dirasa menarik tinggal klik tengah, cari lagi post menarik lainnya, klik tengah lagi, dan seterusnya. Tidak heran saat ngeblog bisa muncul 20-30 tab. Jika anda menemukan blog yang dirasa menarik, jangan segan-segan untuk menekan tombol oranye di samping kanan address bar. Jika tidak suka, anda dengan mudahnya dapat men-delete feed tersebut.

Blog adalah cara yang efektif untuk memperoleh informasi bermutu tanpa terbatas ruang dan waktu. Blog bisa dan akan menggantikan media cetak sebagai media informasi karena isinya yang lebih berkualitas. Jujur saya, artikel yang menarik di media cetak pada umumnya adalah yang dijadikan headlinenya saja. Selain itu, kebanyakan hanyalah berita-berita tidak penting yang sebenarnya tidak dibaca pun tidak akan rugi. Belum lagi halaman-halaman yang dipenuhi iklan besar-besar. Sayang sekali saya terlalu malas untuk membaca iklan. Saya pun sering berpikir, “Sungguh sayang halaman koran ini, cuma dilihat judulnya (yang tidak menarik) saja, sudah langsung dibalik. Pemborosan kertas! Pemborosan hutan! Pemborosan energi!”

Demikian perjalanan saya hingga bisa tertaut kepada dunia blogging. Mari kita doakan kemajuan blog Indonesia. Semoga setiap hari selalu bertambah blog-blog bermutu. Happy Blogging!

Kategori: Uncategorized

7 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar