winerwin

Tidak Lagi Menampilkan Jumlah Pengunjung

Januari 24, 2007 · & Komentar

Sejak hari ini blog saya tidak lagi menampilkan angka-angka yang menunjukkan jumlah pendatang. Alasannya tentu bukan hanya keterbatasan pengunjung blog saya yang masih baru ini :D .

Tentu sudah akrab dalam pikiran untuk memberi ‘cap’ bagus atau tidak bagus suatu blog dengan menengok jumlah pendatang yang ‘melihat’ blog tersebut. Padahal pendatang yang ‘melihat’ blog itu mungkin saja hanya tersasar dari search engine google atau terpencet link orang lain. Setiap link yang muncul pada hasil pencarian tinggal klik tengah saja maka muncul tab-tab baru yang jumlahnya bisa lebih dari 10. Kemungkinan sangat besar jika pengunjung itu membuka sebuah blog, lalu hanya melihat sepintas sudah langsung ditutup tanpa membacanya karena dipikir tidak sesuai dengan minat.

Saya tidak ingin pengunjung menilai bagus atau jeleknya isi blog hanya dengan melihat jumlah pendatangnya. Memang benar jumlah pengunjung yang banyak bisa berarti blog itu diminati banyak orang karena daya tarik dari ‘content’ blog tersebut. Tidak benar jika jumlah pengunjung yang sedikit berarti blog itu tidak bagus dan tidak usah dibaca. Karena sesungguhnya yang utama dari sebuah blog adalah informasi apa yang diberikan blog itu; sebagaimana karena mengutamakan ‘content’ dari sebuah website maka diciptakanlah ‘newsfeed’ untuk membantu memberi percepatan dalam membaca informasi bermutu yang jumlahnya tidak sedikit.

Cukuplah angka-angka yang mencatat jumlah pendatang menjadi referensi si pemilik blog pribadi. Supaya si pemilik bisa tahu bagaimana perkembangan blognya, apakah sudah cukup terkenal atau tidak. Bagaimana dengan anda? Masih tetap memasang penghitung pengunjung?

Kategori: Uncategorized

13 tanggapan so far ↓

  • helgeduelbek // Januari 26, 2007 pada 2:50 pm | Balas

    Setuju…Benar bung jumlah pengunjung tidak mencerminkan kualitas. Yah semua memang kembali pada niat, niatnya masang sesuatu itu untuk apa. Kalau saya agar praktis saja sebab kalau masuk sekedar lihat statistik blog diperlukan waktu juga walaupun kita sudah bookmark statistik itu. Blog saya Kebanyakan pengunjungnya adalah guru2 yg memerlukan bahan atau info tentang kurikulum baru dan berita ujian yang sulit dicari di web resminya. Dan mereka enggan meninggalkan pesan, karena tidak biasa dengan bahasa tulis. Kalau tulisan saya tidak lebih dari katarsis dan narsis saya saja. Kalah jauh dibandingkan blog2 lain yg tulisannya bener2 berkualitas. Yang penting nulis terus saja… gak usah mikir komentar orang lain.

  • mrtajib // Januari 29, 2007 pada 2:00 pm | Balas

    Satu sisi, saya membenarkan pendapat itu. Karena memang tidak semua yang berkunjung itu karena ¨sengaja¨. Ada yang karena nyasar, dan sebagainya…

    Tapi sisi lain, saya kira wajar ketika sebagian blogger masih memasangnya, seperti saya (he he he he). Bisa jadi itu sebagai pemicu diri agar lebih aktif menulis.

    Tidak hanya angka-angka, tetapi juga senang bila banyak komentar, apalagi jika komentarnya ¨begitu dahsyat¨ sehingga sang penulis semakin terpacu menulis. Jujur saja saya merasa senang jika ada komentar yang semakin memprovokasi saya untuk lebih bisa menulis…. dan mungkin tipe seperti saya, yang blogger baru, buanyak sekali…..

    Fenomena kampanye jangan coment di blog seleb beberapa waktu lalu, saya rasa, salah satunya, diatarbelakangi oleh hal itu…

    Mungkin jika semakin ¨dewasa¨ (dewasa yang berbeda dengan di dunia nyata), akan berpandangan demikian…

    salam

  • Ersis Warmansyah Abbas // Januari 29, 2007 pada 2:00 pm | Balas

    Kalau saya pilih yang pakai pengunjung. Bebas-bebas aja kali.
    Saya setuju, membaca dan menbaca. Trus, menulis dan menulis.
    Salam.

  • Patrick // Februari 3, 2007 pada 2:13 am | Balas

    Halo,
    Saya sendiri semenjak ganti theme, lupa pasang plugin guest-counternya :) , jadi udah gak pake lagi. Lagipula, untuk urusan stats, saya bisa lihat sendiri di back-end kok. :)

  • wadehel // Februari 7, 2007 pada 8:45 am | Balas

    Saya juga tidak lagi menampilkan jumlah pengunjung, ga penting banget sih. Sudah sejak lama itu saya ganti dengan tampilan jumlah pahala :) )

    Soal banyaknya komentar, itu ga bisa dijadikan indikator apakah sebuah tulisan bagus. Bisa jadi kebanyakan komentarnya hanya berupa dakwah dari ustad oot.

  • benbego // Oktober 29, 2007 pada 5:16 pm | Balas

    aku juga ngga pake atau mungkin belum. pemikirannya juga ngga jauh beda kok.
    jd kepikiran, kenapa kita ngga barter aja linknya?
    Salam kenal!

  • Aria // Januari 23, 2008 pada 8:01 am | Balas

    Yup..setuju.. Bukan traffic/jumlah kunjungan yg kita butuhkan sebenarnya. Tp manfaat apa yg bisa kita kasih dari web kita untuk pengunjung..

  • sarwandi // Juli 10, 2008 pada 7:55 am | Balas

    kalau mencoba kan boleh, tapi gimana caranya maklum pemula

  • —¤(rida)¤— // September 27, 2008 pada 6:24 am | Balas

    mo pasang.. baguss..
    mo tidak.. bagus..
    yang tidak bagus adalah yang jarang nge-update blog-nya secara beraturan..

  • bisnis internet // Oktober 24, 2008 pada 11:57 am | Balas

    Untuk yang sudah pro memang tidak membutuhkan, tapi untuk pendatang baru sangat berguna, untuk lebih bersemangat, thx

  • genikz // Desember 26, 2008 pada 1:52 pm | Balas

    (nikz)
    salam kenal. saya setuju karena blogger lain yang pernah mampir bilang blog saya bagus.

  • Ican // Februari 12, 2009 pada 8:51 am | Balas

    mengapa tidak ditampilkan pengunjung nya ?

  • rabbani04 // Juni 2, 2009 pada 7:34 pm | Balas

    Ass. wah ini baru lain daripada yang lain ngomong-ngmong anda udah lama nge-blog ya?saya ini pendatang baru didunia blog saya bisa dikirimi artikel tentang tips-tips nge-blok?jika oke saya ada di : elwardie@yahoo.co.id (www.rabbani04.wordpress.com) Thanks

Tinggalkan sebuah Komentar