winerwin

Masukan dari Maret 2007

Beberapa Foto Kota Yogyakarta

Maret 19, 2007 · & Komentar

Tahun lalu, sempat saya singgah sebentar ke Kota Yogyakarta, tepatnya di tempat perhentian bus pariwisata yang terletak berdekat-dekatan antar stasiun kereta api Yogyakarta dan Jalan Malioboro yang tersohor itu. Berikut foto-fotonya:

(lagi…)

Kategori: Uncategorized

Indonesia Tanah Air Beta

Maret 18, 2007 · & Komentar

National Geographic Channel

Menonton tayangan National Geographic: Wild Indonesia, langsung saja saya teringat akan kekayaan alam Indonesia yang patut diacungi jempol. Orang barat pun mengakui keindahan alam Indonesia, disebutkan bahwa tidak ada negara lain di dunia yang mempunyai macan dan kangguru sekaligus dalam wilayahnya; artinya jelas bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah keanekaragaman hayati terbaik di dunia, bahkan lebih baik dari Afrika.

Semua penduduk Indonesia tahu, kalau Nusantara dianugerahi alam yang luar biasa mewah dari Sang Pencipta. Semua orang mengakui kalau di Indonesia, tongkat dilempar ke tanah pun dapat tumbuh. Tapi kenapa ada saja sebagian masyarakat Indonesia yang merasa malu akan ke-Indonesiaannya? Malu karena Indonesia tidak se-glamour Amerika atau negara-negara Eropa lainnya. Malu karena di Indonesia merajalela korupsi dan ekonomi yang kurang dibandingkan negara-negara superpower tersebut. Tidak lain itu adalah pengaruh media yang dikuasai oleh Amerika, media tersebut memang besar pengaruhnya dalam memprogram pikiran penduduk dunia, ambil saja contoh saluran musik televisi yang dicap sebagai program tv anak gaul. Itu saja sudah besar pengaruhnya bukan?

(lagi…)

Kategori: Uncategorized

Guru-pun Takluk Kepada UN!

Maret 7, 2007 · & Komentar

Saya mengenal seorang guru Bahasa Indonesia di sebuah SMA terkenal di Jakarta, yang menurut saya adalah sosok seorang guru yang ideal, memiliki pikiran yang terbuka, tidak begitu saja tergantung kepada silabus-silabus pengajaran, mengajarkan kepada muridnya logika berpikir dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar, dan tidak mengajar ala ‘text-book minded’ belaka. Guru ini sanggup mengatasi kejenuhan belajar Bahasa Indonesia yang sering dialami murid menjadi pelajaran yang lebih menantang pikiran untuk berbahasa dengan baik. (lagi…)

Kategori: Uncategorized